Ajak Siswa Mengenal Budaya Baca Menyenangkan

img-20161017-wa00051Membaca adalah langkah pertama memperoleh ilmu. Sayangnya, metode membaca selama ini masih terkesan membosankan. untuk itu, SD Muhammadiyah 2 Surabaya berusaha menumbuhkan minat  baca siswa dengan cara yang menyenangkan. upaya ini terwujud melalui kerjasama dengan kampung Genteng Candirejo dalam program Student Goes to Kampung.

Program Student Goes to Kampung direalisasikan dalam bentuk kunjungan para siswa ke img-20161017-wa00141kampung Candirejo. pada Senin, 17 Oktober 2016 perwakilan siswa siswi kelas 5 sejumlah 16 anak berkunjung ke Candirejo. Terdapat berbagai macam fasilitas penunjang literasi diantaranya Taman Bacaan Masyarakat dan bekupon buku yang menjadi cikal bakal terbentuknya ekonomi masyarakatmandiri yakni Sentra Olahan Herbal di Kampung Genteng Candirejo.

img-20161017-wa00061selain mengenal berbagai fasilitas baca, siswa juga diajak untuk menonton pertunjukan wayang oleh Dalang CilikFerry ( Siswa SMP). pertunujukan wayang ini mengangkat kisah dari dongeng rakyat yakni cindelaras. Guna mengusir kebosanan, siswa dapat memaikan beragam permainan tradisional di Kampung Genteng Candirejo dari Engkle, Gobak Sodor, ular tangga raksasa, dan lain lain.melaluli kunjungan ini, diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan prestasi siswa SD Muhammadiyah 2  Surabaya. (@ Kak Ida, Huda)

Serunya Ke Kebun Binatang Surabaya

p_20161017_1005011Kemarin, ustadzah mengumumkan bahwa besok kelas 4 akan out door ke kebun binatang Surabaya, teman teman langsung heboh nggak karuan, termasuk aku. kelaspun menjadi rame saking senangnya teeet bel sekolah tanda pulang berbunyi teman teman langsung bebas mengobrol tentang KBS

p_20161017_1001461Keesokan harinya, aku berangkat jam 06.00, karena mau mengantar kakakku ke Genteng Candirejo untuk acara sekolah juga. Setelah berdo’a memulai pelajaran, shalat dluha dan mengaji, kami membawa peralatan dan segera naik kendaraan yang mengangkutku dan teman teman. Selama perjalanan kami bernaynyi sambil nyemil snack yang dibawa kita semua bahagia. Setelah sampai di KBS aku dan teman teman turun dari kendaraan dan kami segera diminta berbaris Saat berbaris Ust. Zaki Ghufran berkata ” dengarkan dengarkan !! nanti yang perempuan ikut Ustdzah Roini dan laki laki dibagi menjadi dua  dikelompok Ustadz Zaki Ghufran dan Ustadz Zaki fanani !”. Setelah itu, Ustadzah roini berkata “ambil papan dada dan pensil kalian !kita berangkat sekarang anak anak perempuan pun mengambil peralatan alat tulis diam diam aku mengambil topiku agar tidak kepanasan, tapi tiba tiba ada suara teman dari belakang  ”eh Su’ad ! aku pinjam bentar ya topimu !!

p_20161017_1214571ketika aku menoleh eh Nadine “boleh jawabku” akhirnya. Eh ternyata Nadine memakai topiku sampai pulang huuh kataku ya sudahlah tak apa apa. setelah kembali dari menjelajah tiap sudut KBS aku makan bekalku tak lam kemudian kami diminta Ustadz Zaki Ghufran untuk foto di depan patung “Suro & boyo” setelah foto, kita ke Masjid Al Falah untuk melaksanakan shalat dluhur. Alhamdulillah setelah semua kegiatan selesai kita pulang ke SD Muhammadiyah 2 Surabaya ! Benar benar kenangan yang indah kami bisa bisa belajar di luar sekolah (kelas)

(by Su’ad, Nia, Huda)

Campina, kami belajar

Hari Kamis, 13 Oktober 2016 siswa kelas 3 dan 6 SD Muhammadiyah 2 Surabaya berkunjung ke salah satu perusahaan pembuatan es krim ternama di Indonesia yaitu PT. Campina Ice Cream Industry. Tujuan kunjungan untuk pembelajaran Tema 2 tentang teknologi pangan dan mengetahui proses pembuatan es krim. Sekitar pukul 08.30 kami berangkat dari sekolah menuju pabrik es krim Campina.

Perjalanan menuju pabrik es krim cukup lancar, walaupun ada beberapa titik jalan macet. Alhamdulillah pada pukul 09.30 Wib akhirnya kami sampai juga di pabrik yang berlokasi di jalan rungkut industri II.Sampai di pabrik es krim Campina kami langsung img-20161018-wa00131disambut pemandangan beberapa truck pengangkut es krim dan beberapa pekerja yang sibuk menaikkan kotak – kotak berisi puluhan es krim ke dalam sebuah mobil mirip trailer yang siap didistribusian ke seluruh Indonesia. Sambil menunggu sebelum masuk ke pabrik Campina kami mengabadikan moment – moment dengan berfoto bersama.

Beberapa peraturan disampaikan oleh mbak Anis, Public Releation Campina, seperti salah satunya menjaga kebersihan di area pabrik, dikarenakan pabrik yang sedang kami kunjungi adalah sebuah pabrik pembuatan es krim yang pastinya sangat dijaga ketat kehigienisan dan sanitasinya. Kesan pertama masuk area kantor Campina ini adalah tempatnya sangat bersih dan juga rapi.

Pertama-tama kami diajak masuk ruangan seperti ruang bioskop, yang memutar gambar untuk memberikan informasi tambahan bagaimana proses produksi yang sebenarnya, sejarah singkat berdirinya pabrik Campina dan informasi lainnya. Pusat pabrik es krim Campina satu-satunya hanya ada di kota Surabaya. Sedangkan yang ada di kota lain hanya sebagai gudang penyimpanan. Dari film singkat yang diputar kami mengetahui kalau es krim Campina pertama kali dibuat di tahun 1972 oleh Bapak Darmo Hadipranoto di garasi rumahnya dan terus berkembang menjadi besar hingga saat ini. Setelah disajikan informasi-informasi mengenai sejarah es cream Campina kami dipersilahkan mencicipi es krim yang telah disediakan pihak perusahaan dengan gratis. Ternyata pillihan siswa paling banyak es cream edisi kura-kura ninja karena rasanya yang yummy dan popular di kalangan anak-anak.

Tujuan kami berikutnya yaitu menuju tempat proses pembuatan es krim. Sepanjang perjalanan ke tujuan yang kedua, kami melewati lorong sambil melihat kanan dan kiri yang merupakan ruang kerja. Tampak beberapa orang yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Sampai di area quality control -tempat di mana semua produk es krim harus melalui tahap ini terlebih dahulu sebelum mulai didistribusikan-, kami dijelaskan bahwa tak hanya produk yang di kontrol tapi bahan baku pembuatan es krim juga ikut diperiksa. Kami juga ditunjukkan laboratorium microbiology tempat dimana untuk memastikan bahwa produk es krim tidak img-20161018-wa00141terdapat bakteri patogen sehingga Campina dapat memastikan keamanan pangan. Kami juga melewati kantin yang digunakan oleh seluruh karyawan dan juga staff untuk makan pada jam istirahat. Kantin milik PT. Campina Ice Cream Industry menggagaskan ide untuk berperilaku vegetarian. Jadi, setiap menu yang disajikan tidak menggunakan bahan makanan peternakan seperti daging, telur dan olahannya. Bisa dibilang kantin ini kantin vegan. Seluruh karyawan dan juga staff diharuskan untuk menyantap hidangan yang disediakan dan tidak boleh meninggalkan sisa makanan walaupun sebutir nasi pun.

Perjalanan berlanjut ke area produksi es krim. Melalui jendela kaca – kaca bening yang menutupi area ini, kami dapat melihat banyak karyawan yang sedang bekerja untuk membuat es krim. Meskipun kami tidak bisa melihat lebih dekat, kami dapat melihat dengan jelas alat – alat cangggih yang beroperasi di dalam ruangan tersebut. Ruang produksi beroperasi 7 hari 24 jam nonstop tidak pernah ‘menganggur’ atau ‘berhenti’ hal ini bertujuan karena untuk memenuhi kebutuhan pasokan es krim ke seluruh Indonesia.

Tujuan terakhir kami adalah dibagian penyimpanan es krim dimana suhu di ruangan tersebut bisa mencapai sekitar minus 10 – 30 derajat celcius. Wow! Oleh sebab itu, sebelum memasuki ruangan tersebut kami diberi pengarahan bahwa bila ada pengunjung yang memiliki riwayat penyakit tertentu yang berhubungan dengan suhu dingin tidak diperkenankan untuk masuk ke area tersebut. Akhirnya kami masuk dengan mengenakan jaket tebal berwarna kuning. Dan benar saja di dalam ruangan ter

img-20161018-wa00151

sebut kami semua menggigil kedinginan. Dari satu tempat ke tempat yang lainnya kita berpindah. Sepertinya semakin ke dalam suhu semakin rendah. Di sini pengunjung juga dihimbau untuk tidak berlarian karena lantai sangat licin. Tidak berlama – lama di ruangan yang sangat dingin sekali ini kami di pandu untuk keluar ruangan proses pembuatan es krim.

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Dengan adanya kunjungan kami, SD Muhammadiyah 2 Surabaya, ke PT. Campina Ice Cream Industry sungguh merupakan pengalaman yang sangat berharga sehubungan dengan pembelajaran. Tak hanya es krim gratis yang kami dapat hari ini, namun pesan moral yang sangat indah yaitu Goes Green, mencintai lingkungan dan bagaimana kepedulian terhadap sesama. Semoga selepas dari pembelajaran out door kali, siswa SD Muhammadiyah 2 Surabaya sanggup memetik hikmah pendidikan karakter yang disampaikan.(by yuni, nia, huda)

Pengisian Kuesioner PMP

img_0383Selasa, 11 Oktober 2016 tempatnya di ruang kelas 3 SD Muhammadiyah 2 dilaksanakan rapat bersama antara Tenaga pendidik dan kependidikan,  walimurid, siswa serta pengawas sekolah dalam  melaksanakan pendampingan untuk pengisian PMP ( Peningkatan Mutu Pendidikan) yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surrabaya.  Tujuan pendampingan ini  untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik.

Hal hal yang meliputi  bagaimana tindakan seorang guru/para pendidik dalam img_0397memperbaiki  kualitas pembelajaran di dalam kelas, serta hal yang terkait dengan pelaksanaan pembelajaran di sekolah.

img_0395“Semoga dengan adanya program PMP ini,  SD Muhammadiyah 2 dapat memotret kualitas layanan pendidikan yang telah dilaksanakan untuk memberikan layanan yang terbaik untuk pengguna jasa pendidikan di SD Muhammadiyah 2″. Demikian  penjelasan Ustd. Rosy Selaku Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2.

Peduli Garut

img_0399Sebagai sekolah dengan brand “Sekolah Anak Sholeh”  hal itu ditunjukkan dengan dengan adanya kepedulian untuk saudara yang terkena bencana dengan cara menggalang dana bantuan yang didukung oleh semua komponen sekolah. Alhamdulillah terkumpul dana sebesar Rp. 2.715.00 yang telah diserahkan kepada Lazismu lembaga amil zakat Muhammadiyah PDM Surabaya pada Selasa, 11 Oktober 2016. 

Lokasi SD Muh. 2


Lihat SD MUHAMMADIYAH 2 PENELEH di peta yang lebih besar

Akses Sipinter



E-LIBRARY

PSB SD MuDa OnLiNe

Link Dinas

Link Pendidikan

Sekarang pukul

Hubungi kami