Pada akhir bulan ini, tepatnya mulai tanggal 29 & 30 Oktober 2010 Sekolah Anak Shaleh SD Muhammadiyah 2 Surabaya mengadakan perkemahan Pandu Ceria Hizbul Wathon untuk tahun ini dengan tema FUN LEARNING CAMP, belajar sambil bermain pada saat camping dengan menikmati dunia kontekstualnya, walaupun sebagai bentuk kegiatan rutinitas setiap tahunnya bagi siswa-siswa SD Muhammadiyah 2 yang diikuti oleh anak-anak kelas 3, 4 dan 5 putra-putri namun istilah rutinitas bukan asal terlaksana kegiatan dan programpun sama dengan tahun-tahun yang lalu, lebih dari itu program kemarin menjadi acuan lebih baik, karena pada prinsipnya hari ini harus lebih baik dari hari kemarin

Pelaksanaan perkemahan ini dilaksanakan di BUMI PERKEMAHAN PT. SEMEN GRESIK dengan tujuan melatih kemandirian, kedisiplinan dan kebersamaan. Selain itu, sekaligus menerapkan pembelajaran contekstual teaching and learning bagi siswa-siswi dan ustdz ustadzah SD Muhammadiyah 2 Surabaya, karena dengan belajar di luar kelas anak-anak bisa secara langsung melihat, mendengar, merasakan dan melakukan apa yang selama ini hanya ia dengar ketika di dalam kelas . Dengan melihat, dan merasakan sendiri maka anak akan mudah mengingat materi yang diberikan. Out bound, games ice breaking, simulasi dan foreplay adalah menu yang dihidangkan kepada anak-anak

Dalam perkemahan ini juga sekaligus melatih empati anak-anak tentang kepedulian (caring), dengan sesama teman mau berbagi (sharing), baik berbagi makanan maupun perhatian antar teman seregu. Karena selama ini anak-anak dihadapkan pada aktivitas yang padat yang menuntut mereka untuk tidak peduli dengan sesama, sehingga ketika mereka dibawa kedunian luar mereka sangat antusia dan memberikan warna baru untuk kehidupannya akan datang insyaAllah.

Ketika waktu telah beranjak malam, anak-anak masih terlihat antusias sekalipun terlihat kelelahan pada raut muka mereka, tapi ketika diajak beristirahat mereka tidak mau alasannya waktu seperti ini jarang mereka jumpai. Itu membuktikan beta perlu dan butuhnya mereka dengan kegiatan seperti ini. Kegiatan yang melatih mereka mandiri, disiplin, kompak dan peduli dengan sesama dan yang paling penting adalah pengalaman yang mereka dapatkan karena ada pepatah bilang pengalaman adalah guru yang utama