Exciting days,
hari-hari menyenangkan buat anak-anak SD Muhammadiyah 2 Surabaya. Hari Selasa dan Rabu, 9 dan 10 Nopember 2010 merupakan hari yang tak terlupakan bagi siswa-siswi sekolah anak Shaleh ini. Betapa tidak, untuk menyambut Hari Pahlawan,  selama 2 hari siswa-siswi SD Muda  diwajibkan memakai  kostum dengan tema perjuangan. Pelajaran tetap berlangsung seperti biasa, tetapi lucunya Ustadz dan Ustadzah SD Muhammadiyah 2 ini melakukan proses belajar dengan peserta didik  beberapa tokoh Nasional seperti Bung Tomo, Jenderal Sudirman, para dokter dan suster, prajurit TNI dan beberapa tokoh Nasional lain. Tak ketinggalan KH. Akhmad Dahlan dan Nyai Siti Walidah pun tampak dideretan para Pahlawan Nasional ini. Menanamkan jiwa nasionalisme, cinta tanah air dan bangsa  coba ditumbuhkan oleh SD Muhammadiyah 2 melalui kegiatan ini.

Selesai berdoa dan tadarus seperti biasa, Selasa 9 Nopember 2010, siswa-siswi SD Muhammadiyah 2 Surabaya, Ustadz dan Ustadzah, serta  karyawan sekolah, semuanya melakukan kirab dengan rute jalan Achmad Jais, Undaan Kulon, Makam Peneleh, jalan Peneleh, kampung Peneleh dan kembali ke sekolah tercinta. Saat sampai di jalan Undaan Kulon rombongan para pahlawan perjuangan, arek-arek Suroboyo ini, sempat berhenti di “Taman Buah”. Anak-anak memekikkan kata-kata yang sering diteriakkan oleh  Bung Tomo sebagai penyemangat yaitu  “Merdeka” dan “Allahu Akbar”. Berbagai komentar lucu dan menyenangkan diberikan oleh beberapa orang yang ditemui di sepanjang  jalan.

Hari kedua, Rabu 10 Nopember 2010, masih dalam moment ber dresscode perjuangan, seluruh warga sekolah, keluarga besar SD Muhammadiyah 2 Surabaya  melaksanakan upacara bendera untuk memperingati Hari Pahlawan. Selain itu selesai upacara beberapa atraksi dipersembahkan oleh perwakilan tiap kelas untuk semakin memeriahkan acara peringatan Hari Pahlawan ini. Dari mulai pembacaan  puisi, drama, hingga pertunjukkan sulap dan musik dipersembahkan oleh bibit-bibit bangsa ini. Subhanalloh! There are many good talent here! Dengan hikmat dan serius siswa-siswi SD MUDA mengikuti jalannya upacara hingga selesai. Pembina upacara yang diwakili oleh siswa kelas VI  memberikan pesan pada semua peserta upacara untuk meneladani nilai juang para Pahlawan Nasional yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia terutama para tokoh Pahlawan Nasional dalam pertempuran 10 Nopember 1945. Sebagai generasi penerus, siswa-siswi SD Muhammadiyah 2 hendaklah memahami bahwa perjuangan tidaklah berhenti saat mengusir penjajah  saja tetapi tetap dilaksanakan dalam wujud belajar dengan giat serta berbakti pada orang tua agar berguna bagi bangsa dan agama. So, you have to wonderful in everything you do, Merdeka!!!