Sampah kering bisa dibuat berbagai macam barang yang bisa dipakai. Selain tas, keranjang, maupun dompet, kini produk daur ulang bisa diolah menjadi busana muslim yang cantik.

Busana muslim daur ulang itu terlihat manis saat dipakai siswa SD Muhammadiyah 2 Jalan Peneleh saat menyambut kedatangan Walikota Surabaya di Atrium BG Junction Surabaya, Senin (30/5/2011).

Wakasek kesiswaan dari SD Muhammadiyah 2, Nurdin mengatakan busana tersebut merupakan karya dari ekstrakulikuler daur ulang yang ada di sekolahnya.

“Ini hasil karya dari mereka”, terang Nurdin sambil menunjuk guru-guru SD Muhammadiyah 2 yang mendampingi para murid-muridnya.

Nurdin menambahkan hal tersebut dilakukan untuk memperkenalkan siswa-siswi akan pentingnya mengolah limbah berupa sampah kering, mulai dari Tas Kresek, Sampah air mineral, dan bungkus deterjen bekas.

“Mereka kita ajarkan belajar mengolah sampah daur ulang, sehingga mereka bisa lebih kreatif,” tambah Nurdin kepada detiksurabaya.com di sela acara Pameran Foto Semarak Surabaya 2011.

Sementara Nur Aini, guru ekstrakulikuler daur ulang di SD muhammadiyah 2 Surabaya menambahkan bahwa busana muslim daur ulang tersebut pernah menjuarai kontes busana daur ulang. “kita dulu pernah juara 3 lomba busana daur ulang yang diadakan Dinas Pendidikan,” terang Nur Aini.

Ia menambahkan tiap siswa-siswi Muhammadiyah 2 mengikuti kegiatan ekskul daur Ulang tiap minggunya. “Setiap minggunya para siswa-siswi saya ajari untuk menyulap sampah kering menjadi barang-barang seperti tas, pigora, dan kotak pensil,” tambah wanita berjilbab ini.